Magelang — Akper Alkautsar Temanggung terus mematangkan persiapan menuju alih bentuk kelembagaan. Salah satu langkah yang dilakukan adalah melalui kegiatan benchmarking atau studi tiru ke STIKES Karya Bhakti Nusantara Magelang, Jumat (4/9/2026).
Kegiatan ini menjadi momentum bagi Akper Alkautsar Temanggung untuk menggali pengalaman dan praktik baik dalam pengelolaan perguruan tinggi, khususnya terkait tata kelola dan persiapan menuju perubahan bentuk kelembagaan.
Rombongan Akper Alkautsar Temanggung dipimpin oleh Direktur Ratna Kurniawati, S.Kep., Ns., M.Kep., didampingi Wakil Direktur I Tri Suraning Wulandari, S.Kep., Ns., M.Kep., Wakil Direktur II Ahmad Fatih Musyarrof, M.Pd., Wakil Direktur III Anie Yuliastuti, S.Kep., Ns., M.Kep., Ketua BPM Parmilah, S.Kp., M.Kep., serta tim IT Febriyan Risqi Aryadi, S.Kom.
Turut hadir dari Yaptinu Temanggung, Sekretaris Yaptinu Temanggung Dr. H. Mahsun, M.S.I. dan Bendahara Yaptinu H. Ipnu Haryono, AAIJ., ICLFP. Kegiatan tersebut juga dihadiri oleh Wakil Rektor I INISNU Temanggung Andrian Gandi W., M.Pd.
Dalam kunjungan tersebut, rombongan mendapatkan berbagai informasi dan pengalaman mengenai tata kelola perguruan tinggi, pengembangan akademik, sistem penjaminan mutu, administrasi kelembagaan, sumber daya manusia, pemanfaatan teknologi informasi, hingga tahapan yang perlu dipersiapkan dalam proses alih bentuk.
Sekretaris Yaptinu Temanggung, Dr. H. Mahsun, M.S.I., menyampaikan bahwa benchmarking ini merupakan salah satu langkah strategis untuk memperkuat kesiapan Akper Alkautsar Temanggung dalam menghadapi perubahan bentuk kelembagaan.
Menurutnya, proses alih bentuk tidak hanya berkaitan dengan pemenuhan persyaratan administratif, tetapi juga membutuhkan kesiapan institusi secara menyeluruh.
Berbagai pengalaman dan informasi yang diperoleh selama kunjungan selanjutnya akan menjadi bahan evaluasi internal. Akper Alkautsar Temanggung akan memilah dan menyesuaikan praktik-praktik yang relevan dengan kondisi serta karakteristik institusi.
Direktur Akper Alkautsar Temanggung, Ratna Kurniawati, S.Kep., Ns., M.Kep., mengatakan bahwa kegiatan benchmarking memberikan perspektif baru bagi jajaran pengelola dalam mempersiapkan proses alih bentuk secara lebih terarah.
“Benchmarking ini menjadi kesempatan bagi kami untuk belajar secara langsung. Apa yang kami dapatkan tentu akan kami pelajari dan sesuaikan dengan kebutuhan serta kondisi Akper Alkautsar Temanggung,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua STIKES Karya Bhakti Nusantara Magelang, Wahyu Tri Astuti, S.Kep., Ns., M.Kep., menyambut positif kunjungan tersebut. Ia berharap pertukaran pengalaman antarlembaga pendidikan kesehatan dapat memberikan manfaat bagi kedua institusi sekaligus membuka peluang sinergi dan kerja sama yang lebih luas.
Kegiatan benchmarking berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan semangat kolaborasi. Pertemuan ini tidak hanya menjadi ruang untuk berbagi pengalaman, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membangun jejaring dan memperkuat sinergi antarperguruan tinggi kesehatan.
Bagi Akper Alkautsar Temanggung, langkah menuju alih bentuk merupakan bagian dari komitmen untuk terus berkembang, memperkuat tata kelola, meningkatkan mutu pendidikan, serta meningkatkan kapasitas institusi dalam mencetak tenaga kesehatan yang kompeten dan berdaya saing.








